Minggu, 07 Desember 2014

Company Profile



ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA


MUKADIMAH

Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bahwasanya untuk meningkatkan kreativitas dan memelihara seni budaya sunda,  perlu pembinaan dalam bentuk pendidikan diharapkan dapat menimbulkan rasa cinta dan kesadaran terhadap kesenian di kalangan masyarakat. Penambahan pengetahuan dan pengamatan langsung terhadap hasil cipta dipupuk dalam rangka membina kepribadian dan rasa kebangsaan.
Penyaluran kreativitas dalam seni merupakan salah satu jalan untuk memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia yang didukung oleh bermacam-macam kebudayaan daerah. Karena itu sewajarnya seni Sunda sebagai salah satu kebudayaan daerah hendaknya dipelihara dan dikembangkan.
Atas dasar itu didirikan suatu wadah yang merupakan perkumpulan seni budaya Sunda yang bernama Lingkung Seni Sunda Gentra Sukma Wiwaha disingkat LSS GSW. Dengan berdirinya Lingkung  Seni Gentra Sukma Wiwaha diharapkan dapat melestarikan seni dan budaya Sunda dengan anggaran sebagai berikut:

ANGGARAN DASAR

BAB I
NAMA, WAKTU, TEMPAT KEDUDUKAN DAN
WILAYAH ORGANISASI

Pasal 1
Nama, Waktu, Tempat Kedudukan

Lingkung Seni Sunda Gentra Sukma Wiwaha berdiri di Kp. Cigedogan RT 50/10 Kelurahan  Sindangkasih Kecamatan/ Kabupaten Purwakarta sejak Tanggal 02 Januari 2014.

Pasal 2
Wilayah Organisasi

LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA" Berada di Kp. Cigedogan RT 50/10 Kelurahan  Sindangkasih Kecamatan/ Kabupaten Purwakarta.

BAB II
ASAS, CIRI, WATAK DAN TUJUAN

Pasal 3
Asas

LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Pasal 4
Ciri

LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA adalah organisasi yang bergerak dibidang seni dan budaya tradisional Sunda, yaitu seni tari, theater, dan musik.



Pasal 5
Sifat

Sifat LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA adalah :
  1. Kekeluargaan, pendidikan, sosial dan kebudayaan.
  2. Independen.

Pasal 6
Tujuan

Tujuan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA adalah :
a.    Mendidik para generasi muda tentang pentingnya seni dan budaya Jawa Barat, khususnya seni dan budaya tradisional Sunda.
b.          Melatih dan membimbing para generasi muda untuk mengangkat, memelihara atau melestarikan seni dan budaya Sunda.
c.        Berpartisipasi secara aktif membantu Pemerintah Daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian dan kebudayaan daerah.

BAB III
FUNGSI

Pasal 7
Fungsi organisasi LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA :
a.   Membantu mengembangkan potensi putra-putri daerah Purwakarta.
b.   Membantu menyalurkan minat dan bakat putra-putri khususnya di bidang seni dan budaya
c.    Menanamkan nilai-nilai luhur dari seni dan budaya.




BAB IV
KEDAULATAN DAN KEANGGOTAAN

Pasal 8
Kedaulatan

Kedaulatan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA berada di tangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya oleh pengurus organisasi melalui musyawarah dan mufakat bersama.
Pasal 9
Syarat-syarat Keanggotaan
Syarat-syarat keanggotaan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA :
a.       Seluruh masyarakat Purwakarta yang mempunyai minat terhadap seni dan budaya Sunda.
b.   Mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Lingkung Seni serta peraturan Pemerintah Republik Indonesia.
c.        Menyetujui dan menerima serta mengamalkan asas, ciri, sifat dan tujuan dari LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA.
d.      Berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan Lingkung Seni.

 BAB V
RAPAT DAN MUSYAWARAH ANGGOTA

Pasal 10
Kekuasaan Tinggi

Rapat dan musyawarah anggota adalah merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam organisasi LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA.




Pasal 11
Pelaksanaan

Rapat dan musyawarah anggota dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
Pasal 12
Sah

Rapat dan musyawarah anggota dinyatakan sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah anggota resmi.
Pasal 13
Wewenang

Rapat dan musyawarah anggota mempunyai wewenang, yaitu :
a.    Mengubah, menyempurnakan, mengesahkan dan menetapkan AD / ART LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA.
b.       Mengubah, mengesahkan dan menetapkan susunan kepengurusan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA.
c.         Membuat serta menetapkan keputusan organisasi untuk dilaksanakan bersama dengan penuh rasa tanggung jawab.

BAB VI
KEUANGAN

Pasal 14
Sumber Dana
a.        Donatur
b.       Pendapatan lainnya yang dianggap sah.
c.        Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat.




BAB  VII
LAMBANG

Lambang LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA diatur dalam lembaran tersendiri yang tidak menyalahi aturan dasar dan aturan rumah tangga LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA


BAB IX
MOTTO DAN SEMBOYAN

“Manjing Ilmi Kana Diri Ngalahir Ati Nu Suci Wening Ati Bagja Diri Mun Anjeun Awas Ka Gusti”
BAB IX
PENUTUP

Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan anggaran lainnya, serta tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar. Dan jika ada kesalahan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya dengan diadakan rapat dan musyawarah anggota.
 
 
ANGGARAN RUMAH TANGGA

BAB I
LAMBANG

Pasal 1
Lambang Lingkung seni Sunda Gentra Sukma Wiwaha

Mempunyai arti :

a.   Segi Lima yang melambangkan asas Pancasila
b.   Kujang Kembar melambangkan kehidupan seutuhnya baik lahir maupun bathin
c.    Empat warna melambangkan asal usul kehidupan
d.   Lambang LSS GSW berwarna hijau  melambangkan kehidupan yang luhur.


BAB II

KEANGGOTAAN

Pasal 2
Jenis Keanggotaan

Keanggotaan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA terdiri atas :
a. Anggota kehormatan;
b. Anggota biasa.
Pasal 3
Tata Cara Keanggotaan

Tata cara untuk menjadi Anggota LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA seperti yang tersebut pada Bab IV Pasal 9 Anggaran Dasar.





Pasal 4
Pengurus
Pengurus berhak :

a.    Mendapat perlakuan yang sama dari organisasi Lingkung Seni.
b.       Menyampaikan dan menerima pendapat / aspirasi dan keinginan baik lisan maupun tulisan untuk kemajuan Lingkung Seni.
c.        Menggunakan hak suara dalam rapat rutin atau rapat insidentil.
d.        Mengadakan rapat dan musyawarah sesuai dengan Bab V Pasal 11 Anggaran Dasar

Pasal 5
Kewajiban Pengurus
Pengurus berkewajiban :

a.       Menerima dan memberhentikan keanggotaan
b.      Menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
c.       Menyusun dan merubah jadwal kegiatan.
d.      Menjaga nama baik diri, keluarga, organisasi, agama dan bangsa.
e.       Melaksanakan tujuan, fungsi dan kebijaksanaan organisasi.
f.     Mentaati peraturan organisasi serta menjunjung tinggi disiplin yang ditetapkan.
g.    Menjalankan tugas-tugas yang diberikan dan atau yang digariskan oleh keputusan Lingkung Seni.
h.      Menghadiri rapat sesuai aturan yang berlaku.


 



BAB IV
PERSYARATAN KEANGGOTAAN

Pasal 6
Persyaratan Keanggotaan

a.      Syarat untuk menjadi anggota Lingkung Seni telah diatur sesuai dengan Anggaran Dasar Lingkung Seni Gentra Sukma Wiwaha sesuai pada BAB IV pasal 9.
b.           Persyaratan sebagaimana dimaksudkan dalam Point a ini dinyatakan secara tertulis dan disampaikan oleh orang yang bersangkutan sendiri kepada Pengurus LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA dengan mengisi formulir keanggotaan.



BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN KEANGGOTAAN

Pasal 7
Hak Anggota

a.       Mendapat perlakuan yang sama dari organisasi Lingkung Seni.
b.      Menghadiri rapat sesuai aturan yang berlaku.
c.       Menyampaikan pendapat / aspirasi dan keinginan baik lisan maupun tulisan untuk kemajuan Lingkung Seni.
d.      Menggunakan hak suara dalam rapat biasa atau rapat luar biasa.
e.       Untuk dapat dipilih dan ditetapkan sebagai Pengurus Organisasi LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA dengan syarat telah memiliki kemampuan dalam berorganisasi.



 Pasal 8
Kewajiban Anggota

a.       Menjaga nama baik diri, keluarga, organisasi, agama dan bangsa.
b.      Melaksanakan tujuan, fungsi dan kebijaksanaan organisasi.
c.       Mentaati peraturan organisasi serta menjunjung tinggi disiplin yang ditetapkan.
d.   Menjalankan tugas-tugas yang diberikan dan atau yang digariskan oleh keputusan Lingkung Seni.

BAB VI
PEMBERHENTIAN KEANGGOTAAN DAN SANKSI

Pasal 9
Pemberhentian Keanggotaan

a.       Pengunduran diri.
b.      Melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan tata-tertib organisasi.
c.       Secara hormat maupun tidak hormat sesuai dengan AD / ART.
d.      Meninggal dunia.
Pasal 10
Peraturan dan Tata Tertib
a.    Anggota wajib hadir di setiap kegiatan ataupun latihan
b.    Anggota yang tidak hadir 3 (tiga) kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas, maka Dewan Pengurus akan memberikan surat peringatan
c.    Setiap anggota di wajibkan serius dan berdisiplin dalam setiap latihan
d.   Setiap anggota diwajibkan mempunyai kartu anggota 
e.    Anggota baru harus mengisi formulir yang telah disediakan serta disetujui dan di tanda tangani oleh Orang Tua / Wali
f.     Jadwal latihan wajib jam 14.30 s/d 18.00 Wib sore. setiap hari Jum’at /d Minggu.
g.    Setiap anggota diwajibkan hadir 30 menit sebelum latihan
h.    Bagi setiap anggota yang telah ditetapkan pekerjaannya, tidak boleh mencampuri pekerjaan yang lain.
i.       Struktur pengurus baru dibentuk melalui rapat umum anggota
j.      Seluruh anggota ataupun pengurus LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA wajib mentaati semua peraturan yang telah dibuat
k.    Jika ada anggota yang melanggar peraturan yang telah dibuat, maka, anggota tersebut akan sanksi sesuai dengan Pasal 11 Anggaran Dasar.
l.       Saling menjalani kerjasama antara pengurus dan anggota Lingkung Seni, demi kelancaran dan terciptanya keharmonisan dalam menjalankan misi LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA.

Pasal 11
Sanksi

a.       Peringatan secara lisan dan tulisan.
b.      Pemberhentian

BAB VII
KEUANGAN

Pasal 12
Keuangan

Keuangan LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA Telah diatur sesuai dengan BAB VII Pasal 16 Anggaran Dasar.

BAB VIII
PENUTUP

Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Rumah LINGKUNG SENI SUNDA GENTRA SUKMA WIWAHA akan diatur dalam peraturan dan pedoman organisasi yang ditetapkan kemudian.


STRUKTUR ORGANISASI
LINGKUNG SENI GENTRA SUKMA WIWAHA

ANGGOTA KEHORMATAN
PELINDUNG                                                : ASMU ( KETUA RW 10 )
PENASEHAT                                                : A.YOGASWARA, M.Pd
PENANGGUNG JAWAB                             : HENDAR ISKANDAR,SH

PENGURUS
KETUA                                                         : UJANG IKHSANUDIN
SEKRETARIS                                               : NANA ROHANA
BENDAHARA                                              : ENDANG SUPRIYADI
PENGASUH                                                 : ARA SUHARA
HUMAS                                                        : 1. WAHYUDIN
                      2. JAJAT SUDRAJAT
                                                                        3. ENDANG SURYANA
                     4. DEDE

ANGGOTA/ PANGRAWIT :
1.
CALUNG DEWASA






CALUNG ANAK - ANAK
:






:
1.      JAJAT SUDRAJAT
2.      MUHAMMAD FIRMASYAH
3.      IBROHIM
4.      GUGUN
5.      WAHYUDIN
6.      ENDANG SUPRIYADI
7.      UJANG
1.      ASEP KHUSAERI
2.      SYAMSUDIN
3.      GENDA PRASETYA
4.      EDI SUTEDI
5.      RIAN APRIYADI
6.      ALAN SOPIAN
7.      HERI GUNAWAN

         
 2.













3.









4.







5.

















6.











7.






8.

WIYAGA/ LARAS SALENDRO DEWASA





WIYAGA/ LARAS SALENDRO ANAK –ANAK





WIYAGA DEGUNG DEWASA



WIYAGA DEGUNG ANAK –ANAK WANITA



RAMPAK KENDANG ANAK –ANAK






KAULINAN URANG LEMBUR/ KAULINAN BARUDAK DAN ANGKLUNG














JAIPONGAN











GONDANG IBU - IBU






RAMPAK SEKAR

:

1.      UJANG IKHSANUDIN
2.      MUHAMMAD FIRMASYAH
3.      ENDANG SURYANA
4.      ENDANG SURYADI
5.      DEDE WAHYUDI
6.      WARSO
7.      UJANG
1.      JAMALUDIN
2.      SAMSUL NUGRAHA
3.      SYAMSUDIN
4.      ASEP KHUSAERI
5.      EDI  SUTEDI
6.      HERI GUNAWAN

1.      Hj. EENG
2.      ADE KARTINAH
3.      NENI MULYANI
4.      WIWIN
5.      ELI
1.      APRILIA KHOERUNNISA
2.      SILPI
3.      SEPIA
4.      EVA

1.      ANGGI SULAEMAN
2.      APRIZAL
3.      M. IVAN
4.      SYAMSUDIN
5.      EDI SUTEDI
6.      HERI GUNAWAN
7.      SAMSUL
8.      JAMAL
1.      IYAN
2.      ISAL
3.      RIZAL
4.      IVAN
5.      HERI
6.      FERRI
7.      AHMAD
8.      SALWA
9.      ELIN
10.  FANNY
11.  GITA
12.  PUTRI RAHAYU
13.  PUTRI RIZKITA
14.  ZAHRA RUPAIDA
15.  ERNA NURHANA
16.  HIKMAH AULIYA
17.  TRIANI NURJAYANTI
18.  FIRA ANYA DHITA
1.      FANNY
2.      SUSI RODIAH
3.      FERRI
4.      AHMAD
5.      ASEP F
6.      ADI SEPTIAWAN
7.      SALWA
8.      NENG RESA
9.      EVI NURANAENI
10.  LISNA SEPTIANI
11.  FERRA LESTARI
12.  RINDI ANGGRAENI
1.      HJ EENG
2.      WIWIN
3.      NENI MULYANI
4.      ADE KARTINAH
5.      ELI
6.      AAM AMINAH

SEMUA ANGGOTA

PURWAKARTA,  02 Januari 2014
Mengetahui
Penanggung Jawab



HENDAR ISKANDAR,SH
Ketua




UJANG IKHSANUDIN

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar